Solo Tolak Belasan Izin Minimarket, Sudah Kelebihan

Beberapa bulan terakhir ini ada belasan pasar modern yang mengajukan izin baru untuk beroperasi di Solo tetapi semuanya itu ditolak, kata Kepala BPMPT Pemkot Surakarta Toto Atmanto kepada wartawan di Solo, Selasa.

Belasan minimarket yang mengajukan izin ke Badan Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu (BPMPT) Pemerintah Kota Surakarta untuk bisa beroperasi di Solo ditolak.

Ia mengatakan permohonan pendirian minimarket baru oleh 15 pengusaha itu tersebar di lima kecamatan di Solo.

Penolakan izin itu sesuai hasil kajian tim teknis yang melibatkan akademisi menyebutkan bahwa Solo sudah kelebihan minimarket, katanya.

“Kajian teknis ini masih menjadi dasar kami untuk menolak permohonan izin pendirian minimarket baru,” katanya.

Ia mengatakan pemkot untuk sementara menghentikan penambahan minimarket baru didasarkan pada surat edaran wali kota.

Ia mengatakan pihaknya membutuhkan kajian perlu tidaknya penambahan minimarket. Sesuai rencana, kajian akademis dilakukan awal tahun 2016.

“Ya nanti kalau dari hasil kajian akademis menyebutkan Solo bisa ditambah minimarket, BPMPT akan memproses,” kata Toto.

Ia mengatakan pendirian minimarket sesuai Perda No 5/2011 tentang Penataan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern, wajib berjarak minimal 500 meter dari pasar tradisional. (antarajateng.com)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses